Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1432 H

Halaman

Jumat, 17 Juni 2011

Mungkinkah Kasus Amplop Di Polres Binjai Rekayasa Bandar

Medan (Klik.com)
Menurut tim khusus  Kapolres Binjai AKBP Dra Rina Sari Ginting terus berupaya mengungkap jaringan judi togel yang dioperasikan bandar berinisial A.
Setelah hampir sepekan polisi menangani kasus judi togel di Binjai ini, Kabid Humas Poldasu AKBP Raden Heru Prakoso, menegaskan kepolisian membutuhkan waktu.


Markas Poldasu

 Saat ini, penyelidikan mendalam Dit Propam Poldasu sudah pada tahap meminta keterangan ketiga tersangka judi yang diamankan tim khusus Polres Binjai. Propam melengkapi bukti yang sudah didapat, seperti menyita

 

 Kapolres Binjai AKBP Rina Ginting 
 22 amplop yang bertuliskan nama-nama pejabat Polres Binjai. “Propam Poldasu sudah meminta keterangan tersangka 303 (judi) sambil mencari bukti kuat agar yang bersangkutan (22 perwiran diduga pembeking judi) dipanggil untuk diperiksa,” ujar Kabid Humas Poldasu AKBP Raden Heru Prakoso, Rabu (8/6).

Judi Sabung Ayam di Belawan jalan Karo
Sejumlah wilayah di Belawan dan Kabupaten Langkat diduga masih dijadikan lokasi penjualan judi togel. Pantauan Koresponden di lapangan, hingga Rabu (8/6) kemarin, beberapa warung kopi dan lokasi pemukiman

Lokasi Sabung Ayam di Belawan jalan Karo
padat penduduk di Belawan, banyak dijadikan tempat penjualan togel. Bahkan di sejumlah lokasi, keberadaan judi jenis tebakan angka ini beroperasi terang-terangan. Beberapa lokasi itu antara lain di kawasan Sicanang, Kampung Kurnia,  Uni Kampung, Kampung Salam dan beberapa tempat sarana umum.(Asrof)


Minggu, 12 Juni 2011

Satpam PTPN IV Melakukan kekerasan Terhadap Pendemo



Massa Serbu Kantor PTPN IV

 Medan(klik.com)

Aksi demo mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Simalungun (Gemasi) di depan Kantor PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV di Jalan Suprapto Medan, Kamis (9/6) berakhir ricuh setelah mereka terlibat bentrok dengan Satuan Pengaman (Satpam) kantor tersebut.
Bahkan, salah seorang pendemo babak belur terkena pukulan sejumlah satpam.

Awalnya, unjukrasa berlangsung aman, namun tiba-tiba ricuh setelah beberapa pendemo hendak membakar ban bekas di depan gerbang kantor.  Petugas securitiy kantor langsung menghalau dan saling pukul.
Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, aparat kepolisian langsung melakukan pengamanan dengan memadamkan kobaran api.


Kantor PTPN IV Diserbu Massa










Koordinator aksi, Raja Uli, mengatakan tanah garapan seluas 60 Hektar di Desa Mariah Jambi, Simalungun sudah dikuasai oleh para petani bahkan sebelum penjajah Jepang masuk ke Indonesia. Namun pasca kemerdekaan lahan tersebut dirampas oleh PTPN IV.

 |
Gemasi_membakar_ban_bekas_saat_demo_di_depan_Kantor_PTPN_4,_Medan,_Kamis_9_Juni_2011.jpg













Sementara Humas PTPN IV Lidang Penggabean, menyebutkan bahwa pihaknya memliki data bahwa tanah tersebut milik mereka dan sudah diganti rugi.
“Dari data yang kita miliki menyebutkan perusahaan sudah melakukan ganti rugi terhadap lahan tersebut. Ganti rugi disaksikan Pemkab Simalungun pada tahun 1968. Itu sudah  sangat lama sekali, lebih kurang 43 tahun lamanya,” ujarnya.(AK)

Kamis, 02 Juni 2011

RAPAT DENGAR PENDAPAT KOMISI C DENGAN BANK SUMUT TENTANG SUKU BUNGA DANA SIMPANAN PEMPROVSU

http://lif1.com/wp-content/uploads/2011/04/gedung-DPRD-SU-Baru2.jpg
MEDAN(KLIK.COM)
Komisi C mendesak Biro Keuangan meminta Bank Sumut menaikkan suku bunga simpanan Pemprov Sumut, mengingat suku bunga yang diterima atas simpanan dalam bentuk giro dan deposito itu sangat rendah dan tidak sesuai dengan ketentuan sebagaimana diatur Bank Indonesia, sehingga merugikan keuangan daerah.

Kepala Biro Keuangan Setdaprov Sumut M Syafi'i menyebutkan, per 29 April 2011 Pemprov Sumut memiliki simpanan dalam bentuk giro sebesar Rp754,007 miliar di Bank Sumut dan Rp35 miliar lainnya dalam bentuk deposito.

Bank Sumut mengenakan bunga simpanan giro sebesar 3 persen dan deposito 6,5 persen. Keuntungan dari seluruh simpanan itu tercatat Rp7,476 miliar, masing-masing Rp6,710 miliar dari bunga giro dan Rp765,624 juta dari bunga deposito.

Persoalan tingkat suku bunga yang lebih rendah untuk simpanan Pemprov Sumut itu sempat mengemuka pada pertemuan Komisi C dengan Biro Keuangan Setdaprov Sumut di Medan, Selasa (24/5) pekan lalu.

http://ksemar.files.wordpress.com/2011/03/gedung-banksumut-medan.jpg

PT Bank Sumut membantah menetapkan tingkat suku bunga yang lebih rendah terhadap dana simpanan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bank milik daerah itu.

"Tingkat suku bunga untuk dana Pemprov Sumut sama dengan suku bunga di bank lain, tidak ada pembedaan," ujar Direktur Utama PT Bank Sumut Gus Irawan Pasaribu pada rapat dengar pendapat dengan Komisi C DPRD Sumut di Medan, Rabu 1 Juni 2011.


Ketua Fraksi PKS DPRD Sumatera Utara

Anggota Komisi C DPRD Sumut Hidayatullah mengatakan, ''jika bunga simpanan untuk dana Pemprov Sumut itu memang lebih rendah, pihaknya akan mendorong Pemprov Sumut agar mengalihkannya ke bank lain.Menurut dia, bisa saja Bank Sumut menetapkan bunga deposito hingga 8 persen karena tidak bertentangan dengan ketentuan BI''(BANK INDONESIA).













''Apa yang kami berikan telah sesuai dengan standar perbankan. Bukan berarti karena Pemprov Sumut merupakan pemilik bank ini, lalu kami tetapkan suku bunga yang lebih rendah. Itu tidak benar,"Gus Irawan Pasaribu memastikan tingkat suku bunga yang ditetapkan untuk dana simpanan Pemprov Sumut sama dengan suku bunga di bank lain."Untuk giro kami berikan suku bunga 3 hingga 3,5 persen, sementara untuk deposito 6,75 persen,".Besaran suku bunga itu, menurut dia, relatif sama dan bersaing dengan bank-bank lain. "Bahkan ada bank lain yang menetapkan suku bunga lebih rendah dibanding Bank Sumut,"(ak).